Tag Archives: mi

The Way of Selling – Xiao Mi

Well, since I wrote this article in Bahasa Indonesia for a community mailing list, we just let it be as that. Will find time to post more in English.


Image Source: soyacincau.com

Belakangan sering terdengar suatu merek baru Smartphone, namanya Xiao Mi, atau Mi sesuai logo pada smartphonenya. XiaoMi RedMi, XiaoMi Mi3, Powerbank XiaoMi, dan juga Tablet Xiaomi. Tetapi, adakah barangnya di toko-toko? Tidak. Bahkan belum masuk di Indonesia. Tetapi beritanya dan kabarnya pun terdengar sampai sini. Malah sempat ada beberapa supplier yang import sendiri, tetapi tidak banyak yang didapat.

Yang menarik dari cara jualan XiaoMi adalah pada teknik marketing dan selling mereka. Penawaran secara online order, jumlah unit ditentukan misalnya 100 unit, dan order di buka pada jam dan hari tertentu. Yang hebohnya, 100 unit biasanya habis dalam hitungan menit, dan mereka kemudian mengiklankan bahwa Order pertama 100 unit SOLD OUT dalam xx Menit.

Kemudian dalam selang beberapa hari, mereka akan melakukan hal yang sama, untuk produk lainnya, maupun produk yang sama dan kembali mengiklankan record waktu penjualannya. Kali ini jumlah unit akan di tingkatkan. Record baru pun kembali tercatat. Calon konsumen pun semakin menggila, melihat produknya begitu cepat terjual, pasti bagus dan tentunya memang MURAH. Dan semua orang pun berbondong-bondong mencari-cari kesempatan untuk ikut Order-Race dari XiaoMi ini.

Kemudian di masa yang lain, pihak XiaoMi pun memamerkan jumlah produk mereka dalam packaging, siap untuk dikirimkan ke pelanggan yang telah mengorder. Hal ini tentunya menambah adrenaline calon konsumen yang belum berhasil, maupun yang baru mengetahui adanya produk yang demikian.

Semakin sering kita lihat, semakin penasaran, dan semakin ingin mencoba ikut serta dalam Order-Race ini. Sayangnya XiaoMi belum tersedia di Indonesia, dan saat ini yang terdekat baru Singapura dan Malaysia. Packaging produk cukup simple dengan kotak polos Bulk tanpa banyak printing. Konsep Go Green, kesederhanaan dan juga dari sisi bisnis – low cost.

Tekniknya cukup unik, dan efektif. Karena unik dan efektif, beberapa kompetitor pun mulai meniru gaya tersebut, seperti Oppo Smartphone yang mulai membuat Online Store dan melakukan: Premium Pre-Order bagi produk Smartphone Terbaru mereka. Hari pertama, sold out. Dan diiklankan, walaupun tidak dalam hitungan menit. Selang beberapa hari kemudian, Oppo kembali melakukan Premium Pre-Order ke 2 dengan alasan: Karena tingginya minat konsumen Indonesia, kami menambahkan sesi preorder ke 2 pada tanggal xx. Kemudian keluar berita di sosial media: Website Pre-Order smartphone Oppo DOWN karena kebanjiran pengunjung dan order.

Salah satu teknik marketing yang mengena, mentargetkan Emosi dan Ego konsumen. Secara selling, menjual dengan struktur kuantitas dan waktu yang sudah direncanakan.

Apakah unik dan mengena bagi Anda jika menemui hal yang sama?